Abstract :
Makam merupakan salah satu komponen pembentuk ruang kota
dan juga salah satu sarana atau fasilitas penting yang wajib disediakan baik
oleh pemerintah maupun pengembang perumahan. Namun pada
kenyataannya di Kota Malang, pemerintah maupun pengembang perumahan
masih belum menyediakan fasilitas pemakaman untuk memenuhi kebutuhan
warga Kota Malang.
Bagaimana memenuhi kebutuhan fasilitas pemakaman dengan
konsep makam yang berbeda sehingga dapat diterapkan untuk mengatasi
kekurangan akan kebutuhan makam di Kota Malang? untuk menjawab hal
ini dibutuhkan identifikasi kebutuhan makam di Kota Malang serta
menentukan lokasi makam sesuai kebutuhan warga masyarakat dengan
konsep makam estate. Inilah yang menjadi tujuan peneliti. Untuk
mencapainya, dilakukan analisis kebutuhan lahan makam estate berdasarkan
angka kematian penduduk Kota Malang, analisis jenis dan bentuk makam
estate sesuai kebutuhan warga masyarakat Kota Malang, dan analisis
pemilihan lahan berdasarkan kriteria penetapan lokasi makam dengan
menggunakan metode deskriptif kualitatif dan rumus mencari rata-rata
(mean) hitung (aritmatik). Semua analisis tersebut akan digunakan sebagai
pedoman dalam menentukan lokasi makam estate di Kota Malang.
Hasil yang diinginkan dari penelitian ini adalah lokasi makam
yang sesuai dengan kriteria penetapan lokasi, serta jumlah luas lahan yang
dibutuhkan untuk makam. Namun hasil yang didapat pada lapangan (lokasi
makam rencana), tidak memenuhi kriteria penetapan lokasi makam, dengan
kata lain wilayah Kota Malang tidak bisa dikembangkan untuk rencana
lokasi makam. Sebagai alternatif, peneliti merekomendasikan lokasi rencana
makam estate yang berada diluar wilayah administrasi Kota Malang,
tepatnya berada di Desa Tawangargo dan Desa Ngijo yang terdapat pada
Kecamatan Karangploso dan Desa Sukodadi yang berada di Kecamatan
Wagir wilayah Kabupaten Malang. Hasil penenlitian ini kiranya dapat
menjadi referensi Pemerintah Daerah sebagai penentu kebijakan, terutama
yang berkaitan dengan perencanaan Tata Ruang, dan untuk peneliti
selanjutnya diharapkan untuk mengidentifikasi jarak tempuh ideal dari
rekomendasi lokasi makam rencana, serta menggunakan variabel dan
indikator yang lebih bervariasi untuk mendapatkan keakuratan data
penelitian.
Kata Kunci: Penentuan Lokasi, Makam, Kota Malang