Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Sandianinggar, I Gusti Ayu Putu Sutaresmi
Subject
Area Planing Engineering (PWK)
Datestamp
2019-01-30 02:06:13
Abstract :
Seiring dengan semakin padatnya Kota Malang yang diisi oleh mahasiswa ? mahasiswa yang datang dari luar kota, sistem transportasi di Kota Malang juga semakin padat. Hal ini dibuktikan dengan beberapa ruas jalur ketika jam ? jam tertentu mengalami kepadatan hingga menimbulkan kemacetan. hal ini dikarenakan sebagian besar mahasiswa menggunakan moda sepeda motor sebagai alat transortasi mereka sehari ? hari. Padahal bila mereka bisa mengganti moda transportasi mereka seperti dengan sepeda atau berjalan kaki maka kemacetan akan bisa dicegah. oleh karena itu diperlukan adanya suatu terobosan baru untuk memperbaiki sistem transportasi di Kota Malang khususnya di Kawasan Perguruan Tinggi ini dengan jalur sepeda.
Perencanaan jalur sepeda menggunakan beberapa metode analisa data berupa skoring. metode analisa data ini digunakan untuk menemukan jalur altrenatif yang paling memenuhi kriteria dari teori perencanaan jalur sepeda itu sendiri. Jalur ? jalur alternatif yang optimum didapat berdasarkan jarak antara titik permukiman dengan kampus yang paling dekat, lebar dimensi jalan yang paling besar dan hambatan ? hambatan yang paling sedikit. hambatan ? hambatan yang masuk lingkup materi pada penelitian ini berupa Polisi Tidur, Topografi (Kelerengan), Traffic Light, Tingkat Kemacetan, Parkir On Street, Lebar Jalan, dan Perkerasan serta PKL.
Hasil dari Penelitian ini berupa penentuan jalur ? jalur alternatif optimum dan penentuan tipe ? tipe jalur sepeda berdasarkan teori yang dibedakan atas 3 klasifikasi yaitu Tipe A (Jalur di Badan Jalan), Tipe B (Jalur sepeda pada trotoar), dan Tipe C (Lajur di Badan jalan). Berdasarkan analisa didapat 15 ruas jalan dengan tipe A, 3 Ruas jalan dengan tipe B, dan 10 ruas jalan dengan Tipe C. selebihnya tidak bisa direncanakan karena tidak memenuhi kriteria seperti kelerengan yang lebih dari 4% dan lebar jalan.