Abstract :
Kepresisian permukaan dari sebuah produk yang dihasilkan oleh mesin perkakas seperti mesin bubut memegang peran yang paling penting, Hal ini disebabkan oleh kepresisian permukaan produk tersebut berkaitan dengan gesekan, keausan, system pelumasan dan lain-lainnya.Setiap benda kerja hasil proses pemesinan akan memiliki kepresisian permukaan tertentu seperti permukaan yang halus dan kasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis material pahat (HSS, Tungsten, Carbida) dan benda kerja terhadap kepresisian permukaan hasil pemesinan benda kerja baja AISI 4340 pada mesin bubut. Kemudian manfaat dari penelitian ini adalah dapat membandingkan nilai kepresisian permukaan pada baja AISI 4340 setelah dilakukan proses pembubutan dengan jenis material pahat yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa pahat jenis tungsten yang digunakan pada sampel baja AISI 4340 memiliki tingkat kepresisian yang paling tinggi dengan simpangan yang diperoleh 0, Di karenakan pahat dengan jenis Tungsten memiliki kekuatan yang lebih kuat di bandingkan dengan pahat jenis HSS dan Carbida. Penggunaan pahat dengan jenisTungsten pada specimen baja AISI 4340, yaitu persimpangan yang diperoleh terhadap benda kerja yang dijadikan sebagai sampel sangatlah sesuai dengan yang diinginkan dengan simpangan rata-rata 0, ini menunjukan bahwa pahat dengan jenis Tungsten sangat cocok digunakan untuk pembubutan specimen baja AISI 4340.
Kata Kunci : Kepresisian, Baja AISI 4340, PAHAT HSS, Carbida, Tungsten