Abstract :
Pengelolahan sampah merupakan upaya dalam mengurangi,
mengumpulkan, memindahkan, menyimpan sementara, mengolah dan menimbun
sampah. Salah satu bentuk pengolahan sampah perkotaan yang diterapkan di Kota
Malang yaitu berupa Bank Sampah. Bank Sampah adalah tempat untuk
mengumpulkan berbagai macam sampah yang telah dipisah-pisahkan sesuai
dengan jenisnya untuk disetorkan ke tempat gudang kerja lingkungan, hasil
setoran sampah akan ditabung dan dapat diambil atau dicairkan dalam jangka
waktu tertentu dengan mengadopsi prinsip perbankan, jadi penyetor sampah akan
mendapat buku tabungan. Kelurahan polehan ini merupakan kelurahan terpadat di
Kecamatan Blimbing. Kelurahan Polehan salah satu kelurahan yang tergabung
dengan bank sampah Malang.
Penelitian ini menggunakan sampel 83 rumah tangga sebagai nasabah dari
Bank Sampah di Kelurahan Polehan. Metode penelitian menggunakan analisa
distribusi frekwensi melalui data kuisioner responden. Analisa ini untuk melihat
Sumber, Jenis, Volume, sampah yang termanfaat dan Pengelolaan BSM yang ada
di Kelurahan Polehan, Analisis tingkat partisipasi kelompok masyarakat dalam
program BSM Kota Malang dapat diukur dengan metode kuantitatif dengan
menggunakan Skala Likert dan pendekatan deskriptif kualitatif melihat pengaruh
faktor-faktor partisipasi.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1) Sumber, Jenis sampah berasal
dari rumah tangga. 2) Pengelolaan sampah dalam bank sampah di Kelurahan
Polehan dilakukan oleh masyarakat yang tergabung dalam kelompok bank
sampah yang didampingi petugas bank sampah Kota Malang. Kegiatan
pengelolaan sampah berupa Pengumpulan, pemilahan, Pengolahan dengan
kerajian, pngomposan dan penyetoran sampah, serta pengangkutan sampah.
kegiatan ini masyarakat telah mampu bekerja sama dengan baik. 3) Tingkat
partisipasi masyarakat setiap kelompok dan tingkat pelaksanaan kegiatan program
kelompok M 20 Berhias merupakan tingkat partisipasi tertinggi dari kelompok
lainnya. Artinya semakin tinggi tingkat pelaksanaan kegiatan bank sampah,
keikutsertaan masyarakat dalam pelaksanaan program bank sampah, maka
semakin tinggi pula tingkat partisipasi masyarakat.
Kata Kunci: Bank Sampah, Tingkat Partisipasi Masyarakat