Abstract :
Peningkatan jumlah aktivitas berwisata di Kota Batu membutuhkan
berbagai macam fasilitas untuk mendukung aktivitas berwisata tersebut, salah
satunya adalah kebutuhan ruang untuk parkir. Di-era modern ini, semakin banyak
permintaan dari wisatawan untuk kemudahan berwisata. Melihat salah satu
permasalahan yaitu keinginan wisatawan yang ingin berwisata ke beberapa tempat
wisata yang berdekatan tanpa harus parkir kendaraan berkali-kali, maka
disusunlah penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi ruang yang
berpotensi sebagai lokasi parkir bersama guna menunjang pariwisata di koridor
jalan Dewi Sartika ? jalan raya Oro-oro Ombo Kota Batu.
Pada penelitian ini digunakan 3 analisa yaitu yang pertama adalah analisa
tingkat pelayanan jalan yang terbagi atas analisa kapasitas jalan (C), analisa arus
lalu lintas(Q), dan analisa derajat kejenuhan(DS). Analisa kedua adalah analisa
parkir, yang menghasilkan data kapasitas parkir dan kebutuhan lahan efektif
masing-masing tempat wisata. Dan analisa ketiga adalah analisa penentuan calon
lokasi parkir bersama yang terdiri atas analisa ketersediaan ruang, kemampuan
berjalan kaki, dan analisa kebutuhan ruang parkir berdasarkan kebijakan.
Hasil analisa tingkat pelayanan jalan menunjukkan adanya perbedaan
tingkat pelayanan jalan untuk derajat kejenuhan tanpa parkir pada badan jalan,
dan derajat kejenuhan dengan parkir pada badan jalan. Hasil analisa parkir
menunjukkan bahwa tidak ada masalah dengan kapasitas parkir. Luas lahan parkir
eksisting masih mampu menampung kendaraan dua kali lipat dari jumlah
kendaraan yang ada pada saat ini. Dan yang terakhir, hasil analisa penentuan
lokasi parkir menunjukkan bahwa dari analisa ketersediaan lahan menghasilkan
luas minimum calon lokasi parkir bersama adalah 1,02 Ha. Lalu ditemukan 3
lahan yang luasnya lebih dari luas minimum. Ketiga lahan tersebut kemudian
dianalisa menggunakan analisa kemampuan berjalan kaki berdasarkan standar dan
hasil survey. Berdasarkan standar, ketiga ruang tersebut dapat menjangkau semua
tempat wisata yang menjadi lokasi amatan, sedangkan berdasarkan hasil survey,
Alun-alun tidak bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Selain itu juga lahan 1 hanya
bisa menjangkau Pasar Induk Kota Batu dan Jawa Timur Park 1. Sehingga
direkomendasikan untuk menggunakan kendaraan khusus seperti dokar atau
sebagainya jika ingin berwisata ke Alun-alun, Jawa Timur Park 2, dan Eco Green
Park.