Abstract :
Fasilitas penyeberangan pejalan kaki cukup efektif untuk menghindarkan pejalan kaki
dan kendaraan, namun tingkat pemanfaatannya masih cukup rendah. Hal tersebut
mengindikasikan bahwa keselamatan bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi
seseorang untuk memanfaatkan fasilitas penyeberangan pejalan kaki. Selain itu ketersediaan
elemen pendukung pedestrian masih kurang mendapatkan perhatian, yang juga menjadi
faktor yang menimbulkan penyeberang jalan enggan untuk memanfaatkan fasilitas
penyeberangan yang tersedia. Oleh karena itu, penelitian ini disusun untuk mengkaji
hubungan antara ketersediaan elemen pendukung pedestrian terhadap pemanfaatan fasilitas
penyeberangan pejalan kaki berdasarkan preferensi pengguna.
Metode survey yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi dan penyebaran
kuesioner kepada 211 responden pada area fasilitas penyeberangan di 3 lokasi berbeda,
sedangkan metode analisis yang digunakan dalam pengerjaan penelitian ini adalah metode
analisis distribusi frekuensi guna mengidentifikasi preferensi penyeberang jalan terhadap
ketersediaan elemen pendukung pedestrian dan faktor pemanfaatan fasilitas penyeberangan
pejalan kaki.metode analisis berikutnya adalah analisis chi square menggunakan SPSS 16
yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketersediaan elemen pendukung
pedestrian terhadap pemanfaatan fasilitas penyeberangan pejalan kaki.
Dari analisis yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa faktor keselamatan
memiliki korelasi terhadap ketersediaan rambu fasilitas penyeberangan, faktor keamanan
memiliki korelasi terhadap ketersediaan lampu penerangan jalan, ketersediaan trotoar,
ketersediaan lampu pejalan kaki, dan ketersediaan marka fasilitas penyeberangan memiliki
korelasi terhadap faktor kemudahan, ketersediaan vegetasi memiliki korelasi terhadap faktor
kenyamanan, ketersediaan trotoar memiliki korelasi terhadap faktor kelancaran, faktor
keterpaduan sistem memiliki korelasi terhadap ketersediaan lampu pejalan kaki, serta
ketersediaan lampu penerangan jalan, ketersediaan tempat sampah korelasi terhadap faktor
daya tarik.
Kata Kunci : pejalan kaki, elemen pendukung pedestrian, pemanfaatan fasilitas penyeberangan