Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
BELEN, FRANSISKA NOVITA R.
Subject
Area Planing Engineering (PWK)
Datestamp
2019-03-06 02:32:21
Abstract :
Tanpa adanya sebuah perencanaan yang terpadu yang didasari dengan kajian
terperinci, maka tidak menutup kemungkinan kualitas lingkungan kota tidak jauh
berbeda dengan kondisi lingkungan kota lainnya. Persepsi masyarakat diperlukan
dalam suatu penataan agar penataan tersebut dapat berjalan sesuai dengan
keinginan dan kebutuhan masyarakat. Sehingga persepsi masyarakat diperlukan
dalam penataan peningkatan Ruang Terbuka di Kelurahan Beru. Secara umum
ruang terbuka publik (open spaces) di perkotaan terdiri dari ruang terbuka hijau
dan ruang terbuka non-hijau.
Penelitian ini adapun tujuan yang ingin dicapai dalam kajian pustaka ini
adalah (1) Mengetahui kondisi ruang terbuka hijau terhadap taman pada lokasi
studi penelitian tersebut. (2) Mengetahui tingkat pola aktivitas ruang terbuka
hijau atau taman berdasarkan persepsi masyarakat. (3) Menetapkan Konsep
penataan ruang terbuka hijau untuk memenuhi kriteria kebutuhan ruang terbuka
hijau perkotaan yang sesuai persepsi Masyarakat.Berdasarkan Tinjauan pustaka
memberikan konsep dan arahan penataan Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota).
Pembahasan Metode yang digunakan adalah dengan penyebaran kuesioner
dan wawancara. Berdasarkan hasil analisa data menunjukkan bahwa aspek
dominan dalam pengelolaan ruang terbuka hijau di Taman Kota Maumere adalah
aspek penataan.
Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini antara lain adalah
metode kualitatif dan kuantitatif, metode analisa persepsi yang terdiri dari skala
likert dan Uji Chi Square untuk mengidentifikasi Kenyamanan (Kepuasan) dan
Kepentingan Masyarakat sekitar taman dan pengujung taman Kota Maumere.
terhadap karakter kenyaman lokasi penelitian dimana Uji Chi Kuadrat (X2)
digunakan untuk mengadakan pendekatan (estimate) dari beberapa faktor atau
mengevaluasi frekuensi yang diselidiki atau frekuensi hasil observasi (fo) dengan
frekuensi yang diharapkan (fe) dari sampel apakah terdapat hubungan atau
perbedaan yang signifikan atau tidak.
Konsep dasar yang didapatkan adalah Perumusan Konsep Penataan Taman
Kota Berdasarkan persepsi masyarakat, Konsep Penataan Taman Kota, Konsep
perawatan atau pemeliharaan Taman Kota Maumere yang berdasarkan persepsi
masyarakat, Keinginan-keinginan Masyarakat sekitar dan pengunjung taman
terhadap penataan taman kota serta arahan penataan taman kota dirancang dengan
dengan aplikasi desain (siteplan) yang berdasarkan persepsi masyarakat.
Lokasi studi memerlukan penambahan fasilitas pendukung untuk
menciptakan kawasan taman kota yang peningkatan pemanfaatan dari
pengunjung taman. Penambahan beberapa fasilitas tersebut disesuaikan dengan
kebutuhan dari penghuni dan pengunjung taman. Selain fasilitas, akan diberi
penambahan RTH yang berfungsi sebagai peneduh, pemecah angin dan matahari,
estetika serta fungsi ekologis lainnya. Dengan hasil peningkatan pemanfaatan
penataan taman kota .