Abstract :
Kota merupakan pusat berlangsungnya berbagai aktivitas, baik
untuk kegiatan ekonomi, sosial maupun berbagai aktivitas lainnya. karena
aktivitas tersebut tidak berlangsung di satu tempat saja, manusia melakukan
perjalanan atau pergerakan, dengan beragamnya aktivitas dan lokasi tempat
berlangsungnya aktivitas tersebut maka kebutuhan akan pergerakan di
perkotaan sangat tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut diperlukan
sarana pergerakan yang berupa alat transportasi. Seiring dengan
bertambahnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun maka kebutuhan
terhadap sarana transportasi dengan sendirinya juga semakin meningkat.
Dilain pihak pertambahan jumlah sarana transportasi tidak dapat
mengimbangi laju pertumbuhan penduduk. Adapun tujuan yang ingin di
capai dari studi ini adalah untuk Alternatif pengembangan trayek angkutan
kota bagi daerah yang belum terlayani di Perkotaan Soe.
. Untuk Metodologi penelitian di bagi atas 2 yaitu metode
pengumpulan data yang terdiri dari survey primer dan survey sekunder
sedangkan untuk metode analisa terdiri dari Load Factor, Headway Time
dan Analisa Jangkauan Pelayanan (Coverage Area).
iv
Berdasarkan hasil analisa juga di dapatkan daerah?daerah yang
tidak terlayani angkutan kota namun memiliki potensi penumpang yang
besar. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil identifikasi dan analisa daerah
yang belum terlayani di ketahui bahwa ada 4 Kelurahan yaitu kelurahan
Nonohonis, Kelurahan Karangsiri, Kelurahan Nunumeu dan desa Kuatae
yang nantinya akan di berikan alternatif pengembangan trayek pada daerahdaerah
tersebut.