Abstract :
Lokasi adalah salah satu factor penentu kesuksesan suatu usaha baik
itu manufaktur, pedagangan dan jasa. Para ahli ekonomi dan geografi
memiliki sudut pandang yang berbeda dimana mereka melihat setiap sisi
dari segi ilmu yang mereka fokuskan. Dalam penelitian ini peneliti
menggunakan pendekatan August Losch (1940), Christaller (1993), Williem
J. Reily (1906), Greenhut, ML (1956) dan Johan Heinrich Vontunen (1842)
dengan variable social (jumlah konsumen, Jumlah penduduk merata dan
melayani masyarakat kecil), ekonomi (biaya persiapan lokasi, jumlah
permintaan dan membutuhkan barang dan jasa) dan spasial (topografi datar
dan Infrastruktur lengkap).
Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah seperti apakah
karakteristik perdagangan dan jasa pariwisata kota Batu, Faktor-faktor apa
saja yang signifikan dalam mempengaruhi pemilihan lokasi terhadap
kesuksesan usaha perdagangan dan jasa pariwisata dan bagaimana preferensi
pemilik dalam memilih lokasi dan preferensi konsumen dalam menentukan
lokasi berbelanja.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang
paling mempengaruhi atau signifikan dalam pemilihan lokasi perdagangan
dan jasa pariwisata di kota Batu baik itu dari sudut pandang peneliti dan
preferensi pemilik itu sendiri.
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriftip
kualitatif, regresi linier berganda dan wawancara mendalam. Dengan metode
pengumpulan data primer melalui survey, wawancara dan observasi
sedangkan untuk data skunder dilakukan wawancara.
Proses pengumpulan data dengan pengujian validitas data dan uji asumsi
klasik selanjutnya akan dilakukan regresi linier berganda sehingga akan
ditemukan factor-faktor yang mempengaruhi pemilihan lokasi terhadap
kesuksesan perdagangan dan jasa pariwisata dan preferensi pemilik dan
konsumen.
Berdasarkan dari pemilihan teori, survey primer, skunder, tabulasi
data, uji validitas, realibilitas dan regresi linier berganda sehingga
didapatkan 2 faktor yang paling signifikan dalam mempengaruhi pemilihan
lokasi terhadap kesuksesan usaha perdagangan dan jasa pariwisata yaitu
variabel sosial dengan nilai beta 0,420 dan variabel ekonomi 0,268.