Abstract :
Alun - alun merupakan salah satu ruang publik yang terus mengalami perubahan
seiring waktu dan kebudayaan manusia yang terus berkembang. Sebagai bentuk
dari ruang publik, perubahan yang terjadi pada alun-alun tak dapat dilepaskan
dari peran institusi pemerintahan dan kebijakan yang diambilnya sebagai pihak
yang bertanggung jawab atas kontrol terhadap kota dan ruang - ruang publiknya.
Alun-alun Kota Batu, semenjak dibangunnya pada tahun 1850an telah melalui
beberapa proses perubahan dari awal terbentuknya yaitu Alun ? Alun Tugu,
Pasar yang terbagai dua fase yaitu Pasar Kembang Banyu atau Pasar Waru dan
Pasar Juwet, Taman (Gunung ? Gunungan/Gua), Alun ? Alun Batu hingga saat
ini yaitu Alun ? Alun KWB atau Kota Wisata Batu. Kondisi sosial masyarakat
berperan penting pada saat perubahan terjadi, seperti kebutuhan ruang untuk
kegiatan perekonomian jual beli sehingga Alun ? Alun Tugu dirubah menjadi
pasar pada tahun 1965. Selain dengan Akibatnya sejak tahun 1882 sampai saat
ini, kondisi fisik dan citra kawasan alun-alun Kota Batu terus mengalami
pergeseran hingga pada keadaan yang sama sekali berbeda dari pada masa
awal dibangunnya. Studi ini didukung dengan berbagai macam teori dan metode
untuk menjawab tujuan dari penelitian yaitu untuk melihat perubahan berikut
dengan proses pada setiap fasenya sejak masa dibangunnya hingga saat
ini.Ditemukan bahwa alun ? alun di Kota Batu telah mengalami perubahan
bentuk fisik sebanyak 6 (enam) kali dari alun ? alun pertama yaitu Alun ? Alun
Tugu hingga alun ? alun yang sekarang yaitu Alun ? Alun KWB serta perubahan
fungsi sebanyak 3 (tiga) kali yaitu Alun ? Alun atau taman yang memiliki tipologi
Public Park dengan jenis Central Park yang berubah menjadi tipologi Market
dengan jenis berupa pasar, kemudian berubah kembali menjadi taman hingga
sekarang menjadi alun ? alun kembali dengan tipologi Public Park dengan jenis
Central Park.
Kata kunci: Alun ? Alun, Perubahan, Proses Perubahan, Deret Waktu