Abstract :
Tuntutan akan kebutuhan manusia yang tinggi dan beragam
sekarang ini menyebabkan semakin banyak menjamur tempat-tempat
perbelanjaan minimarket dan toko kecil skala lingkungan. Bahkan
pertumbuhan minimarket sudah mulai meresahkan masyarakat karena
keberadaanya saling berdekatan dengan toko kecil di daerah permukiman.
Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap kehidupan toko kecil karena
wilayah pelayanan minimarket yang lebih luas. Diikuti dengan adanya
perubahan perilaku msyarakat dalam berbelanja dan wilayah pelayanan
minimarket tentu akan berpengaruh pada toko kecil skala lingkungan yang
dimiliki oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh wilayah pelayanan dari
keberadaan minimarket terhadap toko kecil skala lingkungan berdasarkan
preferensi masyarakat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan rasional. Metode yang
digunakan adalah analsia buffer untuk menentukan radius pelayanan dan
Chi Square yang ditambahkan dengan metode deskriptif model Miles dan
Huberman dari temuan-temuan di lapangan. Hasil temuan dari analisis
kuantitatif perlu didiskriptifkan supaya mendapatkan hasil yang sesuai
dengan tujuan penelitian.
Dari analisis yang dilakukan terdapat beberapa temuan studi antara
lain terdapat pengaruh dari radius wilayah pelayanan minimarket terhadap
toko kecil skala lingkungan yaitu ada 59 atau 82 % toko kecil skala
lingkungan yang tumpang tindih dengan minimarket dengan rincian klaster
1 ada 39 unit, klaster 2 ada 6 unit, klaster 3 ada 3 unit, klaster 5 ada 1 unit
dan klaster 6 ada 10 unit. Untuk temuan faktor-faktor yang mempengaruhi
perilaku konsumen dalam berbelanja adalah faktor lokasi mempunyai
pengaruh signifikan dalam memilih tempat belanja di toko kecil skala
lingkungan, sedangkan untuk faktor harga merupakan faktor yang
mempengaruhi secara signifikan terhadap keputusan berbelanja di
minimarket.
Kata kunci: Pengaruh, Toko Kecil Skala Lingkungan, Minimarket, Wilayah
pelayanan, tumpang tindih