Abstract :
Abstrak
Sistem kelistrikan membutuhkan kondisi tengangan yang stabil salah satu metode yang di pakai untuk menjaga tegangan tersebut adalah dengan penempatan peralatan kompensator Var secara optimal.Untuk mengatasi gangguan tegangan (voltage drop) pada system transmisi,dipasang kapasitor bank (fix capasitor) dan Flexsible AC Transmision System ( FACTS) Device,salah satunya adalah Static Var Compensator (SVC) Static Var Compensator adalah alat yang dapat menghasilkan atau menyerap daya reaktif statis yang dihubungkan parallel dan mempunyai keluaran (output) yang bervariasi untuk menjaga atau mengontrol parameter pasifik dari suatu system tenaga listrik. SVC terdiri dari komponen TCR (Thyristor Controlled Reactor),TSC (Thyristor Swiched Capasitor ) dan Filter Capasitor (FC).Filter harmonisa terhubung paralel dengan TC yang berfungsi untuk mengatasi harmonisa yang dihasilkan oleh TCR.Prinsip kerja SVC adalah dengan mengatur sudut pelayanan thyristor sehingga dapat mengatur keluaran daya reaktif dari SVC. Tujuan utama pemasangan SVC adalah untuk menjaga perubahan tegangan pada bus dalam jaringan serta untuk meningkatkan stabilitas tegangan dengan cara menyuntikkan daya reaktif dengan mengendalikan arus kapasitif atau induktif. Total rugi rugi daya sebelum penempatan SVC adalahuntuk daya aktif sebesar 17207.443 kW dan untuk nilai daya reaktifnya sebesar-245003.112 kVar sedangkan untuk rugi-rugi daya setelah pemasangan svc pada bus nilainya mengalami penurunan 16407.652 kW dan -248846.058 kVar