Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Meumeta, Sabrina Chastity Mayestika
Subject
Area Planing Engineering (PWK)
Datestamp
2019-03-06 03:27:21
Abstract :
Kemajuan dan perkembangan kepariwisataan dapat meningkatkan dan menggerakan
sektor lain sebagai upaya pembangunan dan perkembangan suatu wilayah. Upaya penataan
kawasan Bendungan Haekrit merupakan salah satu langkah dalam menciptakan kemajuan
dan pembangunan kepariwisataan wilayah tersebut. Wisata adalah kegiatan
bepergian/perjalanan dari dan ke tempat tujuan lain di luar tempat tinggalnya.
Pada dasarnya daerah kawasan bendungan menawarkan banyak potensi-potensi yang
dapat dijual sebagai pengembangan daerah tujuan wisata, dengan konsep kepariwisataan
yang menarik maka kawasan bendungan Haekrit memiliki nilai tersendiri dengan kondisi
alam dan daya dukung kawasan yang baik sebagai daerah pengembangan pariwisata,
sehingga memerlukan sebuah penataan kawasan wisata yang optimal.
Penataan dilakukan karena adanya kebutuhan ruang, hubungan fungsional, aktivitas
pengunjung. Metode analisa yang digunakan adalah analisa metode Visual Absorption
Capability, Nilai Aksesibilitas dan analisa Deskriptif Kualitatif.
Rumusan konsep penataan yang ada akan menciptakan bentukan site dan ruang yang
nantinya akan terbagi menjadi beberapa zona kawasan wisata dengan atraksi dan kegiatan
yang berbeda-beda. Bentukan zona wisata yang ada diutamakan dapat menciptakan hubungan
ruang yang saling terkait satu sama lainnya guna menciptakan ruang pariwisata yang
harmonis.