Abstract :
Pada skripsi ini membahas bagaimana cara meminimalisasi rugi-rugi daya pada jaringan distribusi primer dengan rekonfigurasi jaringan menggunakan metode Prim Graph Simulated Annealing (PGSA). Rekonfigurasi merupakan proses menata konfigurasi jaringan distribusi dengan memanfaatkan pengubahan status nwitch normally open (NO) dan switch normally close (NC),
Pada rekonfigurasi dengan metode Prim Graph Simulated Annealing (PGSA) merupakan penca pencarian rugi daya yang terkecil dilakukan dengan beberapa stoge dari konfigurasi awal (initial condition) jaringan menjadi suatu konfigurasi akhir (optimum condition) sehingga diperoleh kerugian daya sistem distribusi yang paling kecil. Rekonfigurasi jaringan dengan metode Prim Graph Simulated Annealing (PGSA)
adalah metode yang menggunakan konsep dari pola aliran yang optimal, yakni pola
aliran yang menyebabkan rugi daya saluran minimum. Penggunaan program komputer
digunakan untuk menunjukkan keefektifan metode rekonfigurasi dengan metode
tersebut. Dengan melakukan rekonfigurasi pada beberapa penyulang, yaitu mengubah states switch sebagai berikut:
switch 35. switch 36. switch 37 switch 38 dan switch 39 dalam status terbuka (Normally Open), dan berdasarkan hasil rekonfigurasi jaringan dengan menggunakan metode PGSA, penentuan kombinusi switchnya adalah pada kondisi switch 4, switch 20, switch 26, switch 35 dan switch 36 dalam status terbuka (NO) Maka didapatkan reduksi rugi-rugi daya Jengan perincian sebagai berikut:
Rugi-rugi saluran sebelura rekonfigurasi :0.198 MW dan 0.302 MVAR Rugi-rugi saluran setelah rekonfigurasi :0.151 MW dan 0.230 MVAR
Reduksi nugi-rugi saluran
20.047 MW dan 0.072 MV AR