Abstract :
Sistem distribusi daya listrik biasanya beroperasi pada konfigurasi radial. dengan tie switch diantara penyulang untuk mendapatkan alternatif suplai kapan saja bila ada komponen yang terganggu, beberapa switch harus dioperasikan untuk memperbaiki suplai daya ke pelanggan sebanyak mungkin Ketika gangguan terjadi pada sistem distribusi, maka daerah gangguan harus segera di isolasi dan memperbaiki beban yang tidak terlayani melalui rekonfigurasi jaringan
Skripsi ini menjelaskan tentang sebuah pendekatan yang cepat dan efektif untuk mengevaluasi rencana-rencana rekonfigurasi pada sistem distribusi dengan metode Grey-Hybrid Fuzzy. Metode Fuzzy digunakan untuk mengevaluasi milai fungsi obyektif dan setiap rencana rekonfigurasi yang mungkin, sedangkan metode Grey digunakan untuk memutuskan rencana rekonfigurasi yang terbaik Untuk mendemonstrasikan metode ini digunakan data dari Gl Blimbing trafo 2 dan GI Polchan Trafo 1.
Dari hasil simulasi gangguan yang dilakukan, terjadi penurunan rugi rugi sebesar 0,132 MW dari 0.676 MW ke 0 544 MW. Pada kasus tersebut terjadi perubahan tegangan tetapi masih dalam batas yang di jinkan yaitu 0.95 pu sampai 1.05 pu