Abstract :
Kecamatan Singosari sebagai kawasan pengembangan industri
menjadi pendorong timbulnya urbanisasi. Pesatnya pertumbuhan Industri,
berakibat pada meningkatnya jumlah serapan tenaga kerja dari dalam
Kabupaten Malang bahkan hingga dari luar Kabupaten Malang.
Fenomena ini mengakibatkan tingginya kebutuhan hunian bagi pekerja
industri itu sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bentuk penyediaan
hunian bagi pekerja industri yang ada di Kecamatan Singosari,
sedangkan sasaran yang ingin dicapai adalah : Menganalisis karakteristik
pekerja industri, mengidentifikasi faktor-faktor bentuk penyediaan hunian
serta mengidentifikasi faktor-faktor lokasi hunian bagi pekerja industri di
Singosari.
Proses analisis dilakukan dengan menggunakan beberapa alat
analisis yang sesuai digunakan untuk mencapai tujuan studi. dalam studi
ini pendekatan yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan analisa
faktor, tabel distribusi frekuensi digunakan untuk mengetahui karakteristik
pekerja industri sedangkan analisa faktor digunakan untuk mengetahui
faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap penyediaan bentuk
hunian serta penentuan lokasi untuk hunian.
Dari hasil penelitian ditemukan empat faktor yang mempengaruhi
penyediaan bentuk hunian adalah dengan status kepemilikan hak sewa
dan bangunan untuk tinggal bersama, hunian sementara dan untuk
tinggal bersama keluarga, hunian yang berada di luar area pabrik, serta
hunian dengan fasilitas yang memadai. Sedangkan untuk penentuan
lokasi hunian didapatkan lima faktor yang mempengaruhi, yaitu : faktor
harga, faktor kenyamanan, faktor aksesibilitas, faktor kondisi fasilitas
pelayanan dan faktor kesehatan lingkungan. Berdasarkan hasil ini maka
dalam penyediaan bentuk hunian dapat yang tepat bagi pekerja industri
adalah berupa Rumah Susun Sederhana Sewa atau Rusunawa.
Kata Kunci : Hunian, Pekerja Industri.