Abstract :
Penentuan konfigurasi jaringan pemotretan dan tipe kamera merupakan aspek penting untuk meningkatkan ketelitian atau akurasi koordinat dalam metode Close Range Photogrametry (CRP). Pada penelitian ini, dua jenis desain konfigurasi jaringan pemotretan, yaitu jaringan pemotretan konvergen dan jaringan pemotretan normal dan dua jenis kamera non metrik, yaitu Kamera DSLR Nikon D5200 dan Dji Phantom 4 Pro diuji untuk menentukan atau mengetahui desain konfigurasi jaringan pemotretan dengan penggunaan kamera manakah yang mencapai akurasi koordinat foto yang lebih baik sehingga dapat dijadikan referensi untuk kegiatan fotogrametri selanjutnya.
Data foto yang diperoleh dari masing-masing kamera dengan konfigurasi jaringan pemotretan selanjutnya dibandingkan dengan data jarak yang diperoleh dari pengukuran Electronic Total Station (ETS), dimana data jarak dari ETS dijadikan sebagai data acuan yang diasumsikan sebagai data yang dianggap benar.
Hasil perhitungan RMSE koordinat dan jarak membuktikan bahwa kualitas akurasi konfigurasi pemotretan konvergen dan normal tidak memiliki selisih perbedaan akurasi yang signifikan yaitu 1 mm menggunakan kamera DSLR dan 3 mm menggunakan kamera Dji Phantom. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa konfigurasi pemotretan konvergen maupun konfigurasi pemotretan normal dengan menggunakan kamera DSLR lebih akurat dibandingkan penggunaan kamera Dji Phantom karena memiliki akurasi yang cukup tinggi.