Abstract :
Karena belum tersedianya arahan perbaikan pasar tradisional yang sesuai dengan
standar penataan dan juga yang mempertimbangkan persepsi dan preferensi masyarakat,
maka akan dilakukan penelitian yaitu Arahan Perbaikan Pasar Tradisional Bolu,
Kabupaten Toraja Utara berdasarkan Persepsi dan Preferensi Pengunjung. Adapun
variabelnya meliputi variabel penataan pasar (aksesibilitas, keamanan, kesehatan,
keselamatan, kecukupan fasilitas, kenyamanan dan estetika) serta variabel komponen
pasar (komponen utama dan komponen pendukung). Analisa yang digunakan adalah
analisa distribusi frekuensi dan analisa nilai mean untuk mengetahui persepsi
masyarakat terhadap kondisi eksisting pasar selanjutnya digunakan analisa distribusi
frekuensi untuk mendapatkan preferensi masyarakat terhadap perbaikan dan
penambahan komponen pasar serta penataan estetika pasar. Dan analisis terakhir adalah
analisis deskriptif yang menghasilkan arahan perbaikan pasar tradisional berdasarkan
persepsi dan preferensi pengunjung pasar. Dari keseluruhan hasil penelitian didapatkan
bahwa sebagian besar responden menilai kondisi pasar tradisional Bolu berada pada
kondisi cukup. Tetapi masih dibutuhkan perbaikan komponen pasar agar kondisi pasar
semakin meningkat. Komponen pasar yang membutuhkan perbaikan terbagi kedalam
tiga alternatif yang didasarkan pada hasil analisis peresepsi dan preferensi masyarakat
yaitu Alternatif I (toilet, air bersih, PMK, bangunan pasar & TPS), Alternatif II (parkir,
kios dagang, drainase, jalan utama & papan informasi) serta Alternatif III (gang antar
kios & identitas pasar).
Kata kunci : Pasar Tradisional. Persepsi, Preferensi, Pengunjung