Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Muhammad, Fachrie alwahab
Subject
Mechanical Engineering
Datestamp
2022-09-05 04:33:02
Abstract :
Kekasaran permukaan adalah salah satu parameter kualitas dalam pekerjaan permesinan dan terutama di pembentukan logam. Semakin halus kekasaran permukaan yang dimiliki akan semakin baik pula kualitas dari hasil potongan tersebut. Media pendingin, kecepatan potong, dan kedalaman potong adalah variabel penting yang dapat mempengaruhi nilai kekasaran permukaan itu sendiri.
Dalam penelitian ini yang akan membahas tentang ?Analisa Variabel Media Pendingin Terhadap Kekasaran Pada Proses Pemotongan Mesin Freis Menggunakan Metode Taghuci? adalah pembahasan mengenai pengaruh dari variabel pendingin kecepatan potong, dan kedalaman potong sebagai variabel
penentu nilai kekasaran pada permukaan baja st-42. Dengan tahap penelitian yang pertama adalah pembuatan sampel dengan mesin frais, pengukuran nilai kekasaran permukaan dengan roughness meter, pengumpulan data, mengolah data dengan
metode Taghuci, dan mengambil kesimpulan. dari hasil penelitian tersebut di dapatkan nilai kekasran rata-rata dari variabel media pendingin NaCl sebesar 1,89416 µm, H2O sebesar 2,8625 µm, dan CNa2O3 sebesar 1,9866 µm. Sedangkan
nilai kekasaran rata rata dari variabel kecepatan potong 110 rpm sebesar 2,49 µm, 310 rpm sebesar 2,334 µm, dan 610 rpm sebesar 1,919 µm. Dengan menggunakan metode Taghuci sebagai pengolahan data dimana berdasarkan karakteristik dari
kebutuhan nilai kekasaran permukaan yaitu ?Smaller is better? dan d urutkan sesuai dengan ranking yang di daptkan maka media pendingin adalah hal yang paling berbengaruh terhadap nilai kekasaran di ikuti dengan kecepatan potong dan kedalaman potong. Dimana variasi yang menghasilkan kekasaran terkecil ialah dengan media pendingin NaCl, kecepatan potong 610 rpm, dan ketebalan potong 2mm dengan kekasaran yang di hasilkan 1,775 µm.
Kata kunci : Media pendingin, Frais, Kekasaran permukaan, St42, Taguchi