Abstract :
Besar dari beban gempa yang diperhitungkan pada struktur Gedung di Indonesia
mengalami perubahan seperti pada peta gempa parameter percepatan gempa
menurut SNI 1726-2012 dengan SNI 1726-2019, perubahan ini termasuk juga
perubahan pada Parameter respons spektral percepatan gempa maksimum yang
dipertimbangkan risiko tertarget (ol/MMCER) terpetakan, sehingga mengakibatkan
berubahnya gaya gempa respons spektrum yang terjadi. Perubahan juga terjadi pada
perkiraan Periode fundamental alami. Perhitungan Gaya gempa dengan kontrol
base share, rekasi dasar juga mengalami perubahan sehingga kemungkinan nilai
factor skala gaya berubah cukup signifikan. Kontrol gaya dasar (base share)
menurut SNI 1726-2012, diperoleh hasil gaya gempa dinamis lebih besar dari 85%
gaya gempa statis equivalen demikian juga dengan SNI 1726-2019 diperoleh hasil
gaya gempa dinamis lebih berpengaruh dari 100 % gaya gempa statis equilavent
dengan perbandingan hasil gaya gempa dasar gempa dinamis 3571,669 kg arah x
dan 3647,202 kg arah y sedangkan bila dihitung dengan SNI 1726-2019 diperoleh
hasil 4099,60 kg arah x dan 4211,8128 kg arah y. Sehingga ada kemungkinan
Gedung yang diperhitungkan menurut peta gempa 2010- SNI 1726-2012
dibandingkan perhitungan menurut peta gempa 2017 dan SNI 1726-2019, harus
diperhitungkan ulang atau apakah diperlukan perkuatan tambahan.
Kata kunci : Base Share, Dinamis, Respon Spektrum, Statis Equivalen