Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
HAILITIK, YECI ITING FINENSY
Subject
Area Planing Engineering (PWK)
Datestamp
2019-03-06 03:26:51
Abstract :
Peningkatan pertumbuhan penduduk dan kepadatan penduduk berdampak
pada semakin kompleksnya kuantitas bahan buangan seperti limbah domestic. Di
samping itu, kegagalan optimalisasi pemanfaatan sistem pengolahan limbah juga
berakibat pada maslah pencemaran lingkungan pada beberapa kota besar di
Indonesia. Kondisi kesehatan lingkungan di Kota Malang semakin menurun. Fasilitas
pengolahan limbah domestic belum mampu mengatasi masalah limbah domestic.
Kelurahan Jodipan sebagai salah satu kelurahan dengan kepadatan penduduk tinggi,
terletak sekitar DAS Brantas berdampak pada pola pembuangan dan pengolahan
limbah domestic yang tidak terpadu.
Berdasarkan permasalahan tersebut maka tujuan yang ingin dicapai dari
penelitian ini adalah merencanakan sistem pengolahan limbah domestic sesuai
karakteristik ruang. Alat analisa yang digunakan terdiri atas analisa deskriptif
kualitatif, deskriptif kuantitatif dan deskriptif evaluatif. Hasil analisa yang didapat
menunjukkan sebagian kecil masyarakat masih menggunakan septictank dengan
kondisi tidak layak ditunjang dengan perilaku masyarakat yang memanfaatkan sungai
untuk aktivitas mandi, cuci, kakus.
Keterbatasan lahan untuk bidang resapan dan kondisi permeabilitas tanah
yang rendah menjadi pertimbangan untuk merencanakan sistem pengolahan lanjutan
untuk menyaring dan menurunkan kadar air limbah. Konsep perencanaan yang
digunakan adalah lahan basah buatan dan pemanfaatan mendong yang ditanam di
daerah sempadan sungai untuk penyaringan air hasil olahan limbah.