DETAIL DOCUMENT
PEMANFAATAN ELEKTROLISA AIR SEBAGAI ALTERNATIF PENGHEMAT BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR HONDA MEGAPRO 160CC
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
SAHRIAN, RIJAL
Subject
Mechanical Engineering 
Datestamp
2022-09-02 02:12:10 
Abstract :
Elektrolisa menghasilkan hydrogen dengan cara dialiri arus listrik pada media air yang mengandung larutan elektrolit. Medan magnet akan mengubah struktur atom hydrogen (H?) dan oksigen (O?) pada air dari bentuk diatomik menjadi non diatomik. Elektrolisa pada air murni memiliki laju yang sangat lambat, dan hanya terjadi melalui proses ionisasi secara sendirinya (self-ionization of water). Dari proses elektrolisa air itu akan dihasilkan gas yang dikenal dengan nama Brown gas. Hidrogen ini memperkaya campuran bahan bakar yang menjadikan oktannya meningkat, dan mampu menambah kalor pada proses pembakaran, akhirnya menyempurnakan performa mesin. Katalis (soda kue) atau Baking soda (NaHCO), akan larut dalam air murni dan menyatu membentuk larutan elektrolit. Larutan elektrolit tersebut gunanya untuk menyalurkan arus listrik didalam air dan menghasilkan Gas HHO pada proses elektrolisa. Hasil dari penelitian yang didapat, Berdasarkan analisa pengujian bahwa Pertalite murni dan Pertalite + katalis, pada putaran rpm 7000 menerima hasil terbaik adalah dengan alat menggunakan elektroda L = 80 mm, d= 19 mm, jarak elektroda 5 mm (Pertalite + katalis 2). Mengahasilkan daya tertinggi dengan nilai 11,27 Hp disebabkan dari hasil pembakaran Gas hidrogen (HHO) menghasilkan energi dan tekanan yang besar di dalam ruang bakar, sehingga menambah daya yang dihasilkan oleh mesin, dengan menjukkan nilai Sfc terendah dengan nilai 0,089 kg/hp.h, karena dengan penambahan campuran bahan bakar Gas hidrogen (HHO) dapat mengurangi pemakaian bahan bakar pada kendaraan membuat pembakaran di ruang bakar menjadi lebih sempurna, sehingga bahan bakar terbakar secara optimal dan membutuhkan bahan bakar yang sedikit untuk menghasilkan tenaga mesin tersebut dan mendapatkan nilai efisiensi thermis tertinggi yaitu sebesar 67,6 %. 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang