Abstract :
Pencitraan masyarakat Kota Malang di dapatkan dari persepsi masyarakat
terhadap sebuah kawasan. Persepsi masyarakat kota Malang menjadi sangat penting
untuk mengetahui pencitraan terhadap sebuah kawasan, sehingga pemerintah Kota
dan pihak terkait lainnya mendapatkan masukan dalam mengendalikan
perkembangan persepsi kota melalui masyarakat terhadap kawasan kota yang
memiliki nilai sejarah, nilai arsitektur lokal dan nilai keunikan sebuah kawasan untuk
terus dijaga kelestariannya. Kawasan Pusat Kota Malang mempunyai nilai historis
sebagai pembentuk identitas Kota Malang. Peran kawasan ini sebagai identitas Kota
Malang sangat penting, selain berperan sebagai landmark, juga berperan sebagai
elemen pembentuk ruang kota, bisa menggambarkan sejarah kotanya di masa lampau.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui citra kawasan bersejarah di pusat
kota Malang berdasarkan persepsi yang berkembang di masyarakat Kota Malang,
yang kemudian didapatkan arahan untuk peningkatan/pelestarian citra kawasan
bersejarah di pusat kota. Penelitian dilakukan melalui pendekatan fenomenologis,
yaitu mengadakan telaah deskriptif dari pengalaman pengamat (responden) dalam
menghayati suatu lingkungan (kawasan) kota; dan dalam proses analisis
menggunakan metode deskriptif dan evaluatif.
Hasil penelitian adalah Masyarakat memaknai secara positif kawasan pusat
kota sebagai kawasan bersejarah secara fungsional dalam memenuhi kebutuhan dan
melakukan aktifitasnya. Sedangkan secara emosional masyarakat menilai kawasan
pusat kota Malang sebagai identitas Kota Malang yang dapat mewakili citra kotanya
dan menginginkan untuk tetap terjaga keberadaanya untuk masa mendatang. Konsep
dalam meningkatkan citra kawasan bersejarah pada tiap blok bersejarah di pusat kota
Malang yang paling tepat adalah pelestarian kawasan. Arahan merupakan penjabaran
dan pendetilan strategi pelestarian untuk meningkatkan citra kawasan bersejarah
dipusat kota Malang yang meliputi:
Blok I : Preservasi, resotorasi dan rekonstruksi
Blok II : Preservasi, resotorasi dan rekonstruksi
Blok III : Preservasi, resotorasi dan rekonstruksi
Blok IV : Adaptasi dan restorasi
Blok V : Adaptasi dan restorasi