Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
NEGORO, ZAKARISA TRISNA PRAWIRA NEGORO
Subject
Mechanical Engineering
Datestamp
2022-09-06 06:03:53
Abstract :
Dalam dunia industri, pengelasan semakin banyak digunakan dalam bidang
pengelasan kontruksi. Las Tungsten Inert Gas (TIG) merupakan jenis las yang menggunakan
elektroda berbahan gas tungsten dengan daya yang berasal dari listrik. Perlakuan panas pasca
las merupakan teknik yang paling umum untuk menghilangkan sisa tegangan, salah satunya
adalah heat treatment annealing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh heat
treatment annealing terhadap kekerasan, uji tarik, impak, perubahan induk logam. Material
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Baja AISI 4140 dan Filler Stainless TG-S308L
dengan diameter 2,4 mm. Eksperimen dalam penelitian ini dilaksanakan di laboratorium
dengan menggunakan peralatan yang disesuaikan. Peningkatan nilai kekerasan dan nilai
tarik pada Baja AISI 4140 terlihat signifikan setelah dilakukan proses annealing temperatur
600°C. Besar energi yang diserap oleh Baja AISI 4140 sejalan dengan meningkatnya variasi
temperatur heat treatment. Harga Impak terlihat mengalami peningkatan secara signifikan
pada temperatur 600°C dan cenderung mengalami penurunan saat mengalami proses
annealing pada temperatur 700°C. Struktur mikro pada Mikro Logam Las pada temperatur
600°C memiliki tingkat jauh tinggi daripada suhu 500°C dan 700°C, dikarenakan perlit
terlihat lebih jelas dibandingkan dengan struktur lainnya. Pengelasan TIG dengan
penyambungan material Baja AISI 4140 dan proses annealing dapat mempengaruhi sifat
mekanis dan nilai kekerasan sambungan las. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat
menggunakan perlakuan panas yang lain, uji yang lebih beragam, serta menggunakan
material yang berbeda agar memperoleh sifat mekanik material dan struktur mikro pada hasil
pengelasan yang lebih baik atau lebih akurat.