Abstract :
Perkembangan wilayah pesisir yang begitu pesat banyak dimanfaatkan
manusia untuk berbagai kepentingan, seperti mencarinafkah, permukiman, kawasan
industri, pelabuhan, maupun sebagai tempat berekreasi. Realita yang terjadi di
wilayah pesisir bahwa rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat yang
diperlihatkan dari sebaran kawasan tertinggal yang mendominasi wilayah pesisir.
Salah satu penyebabnya adalah minimnya prasarana dan sarana pendukung bidang
kelautan dan perikanan. Kondisi yang terjadi pada permukiman yang menjadi tempat
tinggal mereka sebagian termasuk dalam kategori hunian padat, dengan kondisi
lingkungan yang buruk, baik dari aspek fisik (kondisi bangunan dan prasarana fisik
lingkungannya), sosial, maupun ekonomi. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui
karakteristik permukiman dan tingkat kekumuhan permukiman di Desa Dharma
Tanjung. Metode analisa yang digunakan adalah metode statistik dasar yaitu
deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan tabel, diagram dan Analisa Diskriminan.
Hasil dari penelitian ini di peroleh dua tingkat kekumuhan permukiman pesisir di
Desa Dharma Tanjung dengan jumlah nilai yang tertinggi maka akan terpilih tingkat
kekumuhannya, yaitu Kumuh Ringan (KR) dan Kumuh Berat (KB). Tindak lanjut
dari penelitian ini nantinya diperlukan suatu arahan penanganan permukiman kumuh
agar dapat mewujudkan suatu lingkungan hunian nelayan yang layak dan sehat.
Kata kunci : Tingkat kekumuhan, Permukiman, Analisis Diskriminan