DETAIL DOCUMENT
Analisa Nilai Kalor Dan Laju Pembakaran Pada Briket Biomassa Dengan Media Tempurung Kelapa Dan Kayu Kesambi
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Eventus, Bramanto Cendol
Subject
Mechanical Engineering 
Datestamp
2022-09-07 03:16:54 
Abstract :
Abstrak.Di Indonesia semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk maka kebutuhan konsumsi bahan bakar sebagai bahan industri ataupun pangan. Dengan berkurangnya produk bahan bakar maka perlu pembuatan alternatif untuk menghasilkan bahan bakar baru dengan kualitas yang lebih baik. Salah satunya yaitu menggunakan biomassa. Biomassa merupakan bahan organik yang berasal dari hasil proses fotosintesis, baik buangan maupun hasil produk. Biomassa berupa buangan biasa disebut sebagai limbah di daerah pedesaan. Tempurung kelapa dan kayu kesambi adalah salah satu sumber biomassa dari produk buangan maupun dari hasil produk yang salah satunya adalah jenis produk briket untuk sumber energi yang dapat diperbarui. Dengan demikian pemanfaatannya untuk membuat briket adalah solusi dijadikan bahan bakar. Dibandingkan dengan bahan arang, briket lebih praktis, menarik dan bersih Dalam pembuatan briket tempurung kelapa dan kayu kesambi menggunakan metode karbonisasi/ pengarangan. Proses ini dilakukan untuk mencari dan menentukan bagaimana kandungan nilai kalor dan laju pembakaran pada briket sehingga briket yang dihasilkan lebih baik dengan 3 variasi tempurung kelapa: kayu kesambi:perekat yaitu: 80:40:30,30:90:30,dan 60:60:30. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor yang terbesar tedapat pada spesimen 2 dengan variasi campuran 30:90:30 dengan nilai 5086.71 kal/gram dikarenakan memiliki banyak komposisi pada kayu kesambi yang memiliki nilai kalor besar. Sedangkan nilai kalor briket terkecil dari Variasi campuran 60:60:30 Dengan nilai 4627.54 kal/gram. Laju pembakaran paling rendah didapat dari briket dengan komposisi variasi bahan 60:60:30 dengan hasil 0,1834 gr/menit. Sedangkan untuk laju pembakaran tertinggi didapat dari briket dengan komposisi variasi bahan 30:90:30 dengan hasil sebesar 0,2058 gr/menit. Hal ini disebabkan karena persentase massa bahan yang dimiliki specimen 2 yang paling banyak adalah kayu kesambi sebesar 90 gram. Kata kunci: Nilai Kalor, Laju Pembakaran, Briket biomassa, Tempurung kelapa, Kayu Kesambi. 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang