Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Mohammad Shoqibul, Fahroji Al Islam
Subject
Mechanical Engineering
Datestamp
2022-09-13 03:30:49
Abstract :
Salah satu cara untuk membantu meningkatkan energi adalah dengan
memanfaatkan barang yang ada disekitar manusia untuk dijadikan menjadi sebuah
energi terbarukan. Cara Mengatasi ialah memanfaatkan batok kelapa / tempurung
kelapa dan ranting pinus. Batok kelapa dan ranting pinus merupakan biomassa
ketersediaannya melimpah di daerah banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui karakteristik pengaruh nilai kalor dan laju pembakaran. Metode yang
digunakan metode kuantitatif menggunakan variasi tepung tapioka. Sebelum
melakukan penelitian dimulai dari persiapan bahan dan alat, pengeringan bahan,
pengayakan bahan, penimbangan bahan, pencampuran bahan, pencetakan,
penjemuran, pengujian. Pencampuran bahan Tempurung kelapa dan ranting pinus
total 90 gr menggunakan variasi perbandingan perekat tepung tapioka dengan
tempurung kelapa dan ranting pinus 1 : 1 , 1 dan 2, 1 : 3 dengan ukuran ayakan 60
mesh dan pengepresan dengan tekanan 300 Psi. Dari hasil pengujian kualitas
tertinggi yaitu pada perbandingan perekat dan tempurung kelapa dan ranting pinus
45 ; 45 ; 10 dengan nilai kalor rata-rata sebesar 5,844 cal/gram. laju pembakaran
0,093 gram/menit.