Abstract :
Kebutuhan terhadap teknologi semakin berkembang pesat salah satunya yaitu alat pendingin seperti kulkas yang mempunyai fungsi untuk mendinginkan serta menyegarkan makanan dan minuman. Maka dikembangkanlah Cooler box dengan memanfaatkan thermoelectric sebagai media pendingin, dengan desain yang kecil dan ringan sehingga mudah di bawa kemana-mana. Penelitian ini bertujuan untuk mengertahui kinerja pendinginan pada cooler box berbasis thermoelectric saat
mendinginkan minuman kaleng dengan variasi jumlah 2,3,4 buah minuman kaleng 310ml dengan mencatat penurunan suhu dalam cooler box setiap 20 menit selama 2 jam. Dari hasil penelitian menunjukan nilai penurunan suhu terendah didalam cooler box berada di 13,7? saat tidak diberikan beban pendinginan, 16,2? pada jumlah variasi beban 2 dan 3 buah minuman, lalu 18,7? pada jumlah variasi beban 4 buah minuman. Dan nilai efisiensi pendinginannya 1,98% saat tanpa beban, 1,67% pada variasi 2 buah beban pendingin, 1,57% pada variasi 3 buah beban pendingin, 1,33% pada variasi 4 buah beban pendingin. Hal ini menunjukan bahwa banyaknya jumlah beban didinginankan dan adanya faktor suhu lingkungan mempengaruhi pendinginan dari cooler box berbasis thermoelectric.