Abstract :
Perancangan Ulang Stasiun Kerja Operator
Pengelasan Yang Ergonomis Menggunakan
Metode Rapid Upper Limb Assessment
(RULA) Dan Pendekatan Antropometri Di
Lab Bengkel Las SMKN 1 Singosari
Mukhamad Arif 1,*, Julianus Hutabarat 2
, Prima Vitasari 3
1,2,3 Program Studi Magister Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional, Malang 65245,
Indonesia
* E-mail: mukhamadarif87@gmail.com
ABSTRAK
Produktivitas pekerjaan terutama dalam bidang pengelasan dipengaruhi oleh
sikap tubuh dalam bekerja. Sikap tubuh yang tidak ergonomi jika dilakukan berulang
dengan durasi yang panjang akan menyebabkan fatik dan potensi menyebabkan
terjadinya gangguan muskuloskeletal. Kondisi yang kerap terjadi pada saat siswa
melakukan praktik pengelasan adalah posisi kerja membungkuk dan dilakukan selama 18
menit untuk sambungan tumpul dan 25 menit dalam sambungan sudut. Keluhan yang
dialami siswa adalah sakit dibagian bawah pinggang, bagian pinggang, bagian punggung
dan leher bagian bawah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat keluhan
siswa saat melakukan proses pengelasan dengan menggunakan metode RULA dan
membuat rancang ulang stasiun kerja ergonomis dengan pendekatan antropometri.
Metode dalam penelitian ini menggunakan kuesioner standard nordic body map ,
perhitungan skor RULA dan pengukuran antropometri. Hasil penelitian ini adalah
rancangan ulang stasiun kerja pengelasan menggunakan jig dan fixture sehingga dapat
memperbaiki posisi kerja operator. Hasil rancang ulang stasiun kerja dapat menurukan
skor total RULA dari 7 menjadi 4. Mengurangi keluhan muskuloskeletal kategori sakit
sekali pada tubuh bagian bawah pinggang, punggung dan pinggang menjadi 0%,
memberikan efisiensi waktu operasional pada sambungan las tumpul sebesar 5 menit
dengan efisiensi matematis Rp 688 per siswa dan Rp 24.768 per kelas serta perhitungan
efisiensi matematis pada sambungan las sudut sebesar Rp 612 per siswa dan Rp 22.032
per kelas. Potensi terjadi rework karena cacat las dapat diminimalisir, kualitas hasil
pengelasan secara visual lebih baik dan membuat praktik siswa menjadi lebih aman,
nyaman, efektif dan efisien.
Kata kunci : antropometri, muskuloskeletal , nordic body map, RULA, stasiun kerja
iii
Ergonomic Welding Operator Work Station
Redesign Using Rapid Upper Limb
Assessment (RULA) Method And
Anthropometric Approach In Welding
Workshop Laboratory SMKN 1 Singosari
Mukhamad Arif 1,*, Julianus Hutabarat 2
, Prima Vitasari 3
1,2,3 Program Studi Magister Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional, Malang 65245,
Indonesia
* E-mail: mukhamadarif87@gmail.com
ABSTRACT
Productivity of work, especially in the field of welding is influenced by the body
posture at work. Body posture that is not ergonomic if done repeatedly with a long
duration will cause fatigue and the potential to cause musculoskeletal disorders. The
condition that often occurs when students practice welding is in a bent working position
and is carried out for 18 minutes for groove joints and 25 minutes for fillet joints.
Complaints experienced by students are pain in the lower waist, waist, back and lower
neck.The purpose of this study was to measure the level of student complaints when
doing the welding process using the RULA method and to redesign an ergonomic work
station with an anthropometric approach. The method in this study uses a standard Nordic
body map questionnaire, RULA score calculation and anthropometric measurements. The
result of this research is a redesign of the welding work station using a jig and fixture so
that it can improve the operator's working position. The results of the redesign of the
work station can reduce the total RULA score from 7 to 4. Reducing musculoskeletal
complaints in the category of severe pain in the lower body of the waist, back and waist
to 0%, providing operational time efficiency for groove welded joints by 5 minutes with a
mathematical efficiency of Rp. 688 per student and Rp. 24,768 per class as well as the
calculation of mathematical efficiency on fillet welding joints of Rp. 612 per student and
Rp. 22,032 per class. The potential for rework due to welding defects can be minimized,
the quality of the welding results is visually better and makes students' practice safer,
more comfortable, effective and efficient.
Keywords: anthropometry, musculoskeletal, nordic body map, RULA, work
station