Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Hardiness dengan Subjective Well-Being pada mahasiswa perantau di Yogyakarta. Hipotesis yang di ajukan yaitu ada hubungan positif Hardiness dengan Subjective Well-Being pada mahasiswa perantau di Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa perantau. Subjek penelitian sebanyak 70 mahasiswa. Penyebaran skala dilakukan melalui google formulir yang disebar lewat email dan whatssapp. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala satisfaction with life scale , positive affect negative affect scale untuk mengukur Subjective Well-being dan skala Hardiness. Metode analisis data yang digunakan yaitu Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh koefisien korelasi sebesar rxy = 0,474 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0,000 (p<0,05), yang artinya terdapat hubungan positif antara Hardiness dengan Subjective Well-Being pada mahasiswa perantau di Yogyakarta. Koefisien determinansi (R2) sebesar 0,225 menunjukkan variabel Hardiness memiliki kontribusi sebesar 22,5% terhadap Subjective Well-Being.