Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan tingkat stres pada buruh perempuan berstatus menikah. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara hardiness dengan tingkat stres pada buruh perempuan berstatus menikah, subjek dalam penelitian ini adalah buruh perempuan berstatus menikah dengan jumlah 103 orang. Metode pengumpulan data menggunakan skala Depression Anxiety Stress Scale (DASS) 42 dan skala modifikasi Short Measure of Hardiness/Dispositional Resilience Scale II dengan metode analisis korelasi product moment yang dikembangkan oleh Karl Pearson. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa ada hubungan negatif antara hardiness dengan tingkat stres pada buruh perempuan berstatus menikah. Hasil analisis product moment untuk variabel hardiness dengan tingkat stres menunjukkan rxy = -0,495 (p < 0,01) berarti bahwa hipotesis terdapat hubungan negatif yang signifikan antara hardiness dengan tingkat stres pada buruh perempuan berstatus menikah diterima. Semakin tinggi hardiness maka semakin rendah tingkat stres pada buruh perempuan berstatus menikah, sebaliknya semakin rendah hardiness maka semakin tinggi tingkat stres pada buruh perempuan berstatus menikah. Besarnya sumbangan hardiness dengan tingkat stres sebesar 24,1% dan sisanya 75,9% dipengaruhi oleh variabel lain.