Institusion
Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Author
Srinandana, Harissa Prasetyo
Subject
HJ Public Finance
Datestamp
2022-01-12 02:32:13
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi, disiplin kerja dan kompetensi terhadap kinerja anggota pada perusahaan patungan Trini Karya Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota dan pengurus Trini Karya, dengan sampel sebanyak 30 orang karyawan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R2), uji t (parsial) dan uji F (simultan). Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa variabel budaya organisasi (X1) disiplin kerja (X2) dan kompetensi (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Hal ini berdasarkan hasil perhitungan uji F dengan taraf signifikansi 0,001 < 0,05. Berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa budaya organisasi (X1) memiliki nilai hitung sebesar 0,257 dengan nilai ttabel sebesar 0,361 sehingga nilai thitung > ttabel dan nilai signifikansi 0,001 > 0,05 maka dapat dikatakan tidak terdapat pengaruh antara variabel budaya organisasi (X1) terhadap variabel kinerja (Y), variabel disiplin kerja (X2) sebesar 3,200 dengan nilai t-tabel sebesar 0,361 sehingga nilai thitung > ttabel dan nilai signifikansi 0,004 < 0,05 maka dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh antara variabel kerja (X2) terhadap variabel kinerja pegawai (Y) dan disiplin kompetensi (X3) sebesar 2,641 dengan nilai ttabel sebesar 0,361 sehingga nilai thitung > ttabel dan nilai signifikansi 0,014 > 0,05 maka dapat dikatakan tidak terdapat pengaruh antara variabel kompetensi (X3) terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Dari hasil koefisien determinasi (R2) dalam penelitian variabel budaya organisasi (X1), disiplin kerja (X2) dan kompetensi (X3) hanya berpengaruh sebesar 43,4% terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Artinya ada variabel lain yang mungkin lebih berpengaruh terhadap kinerja anggota