Abstract :
Kepayang (Pangium edule Reinw) merupakan tumbuhan asli Indonesia dan salah satu plasma nutfah flora yang dapat digolongkan sebagai jenis pohon serbaguna. Salah satu kendala yang dihadapi dalam pengembangan kepayang adalah penyediaan bibit yang membutuhkan waktu relatif lama akibat kulit benih kepayang yang keras dan impermeabel sehingga waktu perkecambahan benih membutuhkan waktu 2 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama perendaman benih dalam air yang tepat untuk mempercepat dan meningkatkan perkecambahan dan vigor bibit kepayang. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Ferbruari - Juni 2021. Penelitian ini merupakan percobaan faktor tunggal yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah lama perendaman benih, yaitu: 0, 6, 12, 18, 24, 30, dan 36 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama perendaman benih dalam air tidak berpengaruh nyata terhadap perkecambahn dan vigor bibit kepayang.