Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha peternakan ayam broiler pola kemitraan di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Februari ? 30 April 2021. Dengan jumlah responden 32 orang. Penelitian dilakukan dengan metode purposive random sampling. Variabel yang diamati adalah karakteristik responden, biaya tetap dan variabel, penjualan, pendapatan, Return Cost Ratio (RCR), Profitabilitas, Break Event Point (BEP), dan Payback Period (PBP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rata-rata biaya produksi dalam skala (<5.000: Rp.511.918.996; 5.001-10.000: Rp.1.040.811.975; >10.000: Rp3.107.084.617), pendapatan pada (<5.000: Rp.539.182.522; 50001 ? 10.000: Rp 1.095.949.500; >10.000: 3.338.330.000), pendapatan pada (<5.00: Rp.27.263.525; 5.001-10.000: Rp. 55.137.525; >10.000: Rp. 231.245.383), Pendapatan per kepala dalam skala (<5.000: Rp1.959;5.001-10.00: Rp1.982; >10.000: Rp.2.682), nilai RCR (Return Cost Ratio) dalam skala (<5.000: 1,05; 5,001-10,000: 1,05; >10,000: 1,07), nilai Profitabilitas dalam skala (<5.000: 5,33%; 5,001-10,000: 5,30%; >10,000: 7,44%), nilai BEP (harga) dalam skala (<5,000: 18,764; 5,001-10,000: 18,956; >10,000 : 18.228), nilai BEP (produksi) pada skala (<5.000: 26.063; 5.001-10000: 52.307; >10.000: 159.442), dan BEP (ekor) dalam skala (<5.000: 12.448; 5.001-10.000: 26.154; >10.000: 75.246), Periode Pengembalian dalam skala (<5.000:3,1 tahun; 5.0001-10000:2,8 tahun; >10.000:1, 8 tahun). Dapat disimpulkan bahwa pola kemitraan usaha peternakan ayam ras pedaging pada berbagai skala pemeliharaan di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo layak untuk dijalankan.