Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self compassion dengan resiliensi pada penyintas COVID-19 di Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara self compassion dengan resiliensi. Karakteristik subjek penelitian yaitu penyintas COVID-19 yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 62 subjek. Data yang dikumpulkan menggunakan Skala Selfcompassion dan Skala Resiliensi. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai korelasi sebesar 0,718 (p = 0.000). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara self compassion dengan resiliensi. Diterimanya hipotesis dalam penelitian ini memberikan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,516. Hal tersebut menunjukan bahwa variabel self-compassion memberikan sumbangan sebesar 51,6% terhadap variabel resiliensi dan sisanya 48.4% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.