Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tritmen perilaku
singkat dalam menurunkan tingkat gangguan insomnia, yang diadaptasi
dari BBTI (Brief Behavioral Treatment of Insomnia). Subjek penelitian
berjumlah 4 orang dewasa berusia 20 ? 29 tahun, dengan gangguan
insomnia klinis sedang, yang diukur menggunakan skala ISI (Insomnia
Severity Index) yang telah diadaptasi dalam bahasa Indonesia oleh Jaya
(2012). Desain penelitian menggunakan one group pretest-posttest dengan
analysis within group, dimana seluruh subjek menerima perlakuan serupa,
dan dilakukan pengukuran terhadap perubahan tingkat keparahan insomnia
masing-masing subjek. Metode analisa data dalam penelitian ini
menggunakan uji non-parametrik, yakni Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil
uji dengan Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Z = 1,826, dengan p
= 0,034 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan tingkat gangguan
insomnia pada seluruh subjek penelitian setelah proses intervensi.
Perbandingan rata-rata skor perubahan tingkat keparahan insomnia pada
subjek menunjukkan bahwa pada skor pretest didapatkan x?= 17, dan pada
posttest didapatkan x? = 6,5. Hal tersebut mengindikan bahwa tritmen
perilaku singkat dalam penelitian ini efektif dalam menurunkan tingkat
insomnia yang menjadi gangguan tidur pada subjek.