Abstract :
Karyawan yang memiliki Work Engagement akan memberikan penilaian yang baik terhadap organisasinya dan akan terjalin hubungan saling membutuhkan antara karyawan dengan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah Self Leadership Training mampu meningkatkan Work Engagement pada karyawan milenial. Subjek pada penelitian ini adalah karyawan milenial di Sekolah Tumbuh. Jumlah sampel yang diambil pada penelitian ini sebanyak 20 karyawan milenial yang masuk dalam kategori Work Engagement yang rendah hingga sedang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan skala sebagai alat pengumpulan data. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Work Engagement, dengan menggunakan intervensi Self Leadership Training. Analisis data yang digunakan adalah teknik paired sample t test dan independent sample t test. Analisis independent sample t test menghasilkan nilai t = 3.193 dengan nilai p = 0,005 (p < 0,01) yang berarti terdapat perbedaan nilai posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Analisis paired sample t test menghasilkan nilai t = -3.414 dengan nilai p = 0.008 (p<0.01) yang berarti adanya perbedaan nilai Work Engagement pada pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Temuan ini mampu memberikan bukti bahwa Self Leadership Training mampu meningkatkan Work Engagement pada karyawan milenial.