Abstract :
Ikan asin merupakan produk olahan ikan yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Beberapa penelitian menemukan sejumlah ikan asin yang beredar di pasar tradisional mengandung formalin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu dan kadar formalin ikan asin yang beredar di pasar tradisional Kabupaten Sleman meliputi pengukuran kadar air, kadar garam, kadar abu tidak larut asam, dan ada tidaknya penambahan formalin. Penelitian dilakukan dalam 3 tahap yaitu: (1) Penentuan 5 lokasi sampling (pasar) menggunakan metode purposive sampling; (2) Pengambilan sampel 5 ikan teri kepala, 5 ikan teri nasi, dan 5 cumi-cumi asin); (3) Pengujian mutu sampel ikan asin (Kadar Air, Kadar Garam, Kadar Abu Tidak Larut Asam) dan kemanannya (uji Formalin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase ikan asin yang memenuhi syarat mutu SNI 8273:2016 kadar air, kadar garam, dan kadar abu tidak larut asam berturut-turut sebesar 0%; 53,3%; dan 0%. Keamanan ikan asing kering berdasarkan uji formalin perlu mendapat perhatian khusus karena semua sampel teridentifikasi mengandung formalin dengan pengujian secara kuantitatif menunjukkan kandungan formalin 0,36-7,29 ppm.