Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan ampas kelapa pada jerami padi terhadap pertumbuhan dan hasil jamur merang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2020 sampai bulan Maret 2021 di demplot jamur merang Lestari Makmur, Dusun Kepuhan, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Tempat penelitian berada pada ketinggian 87,50 meter diatas permukaan laut (mdpl). Sedangkan untuk analisis laboratorium dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Agroindustri Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah percobaan faktor tunggal, yang ditata dalam rancangan acak kelompok lengkap dan dianalisis menggunakan anova pada taraf 5% serta uji lanjut dengan DMRT taraf 5%. Variabel Parameter yang diamati dalam dalam penelitian ini adalah waktu munculnya jamur merang pada stadia simpul, waktu panen pertama jamur merang, jumlah tubuh buah jamur merang tiap kali panen, tinggi tubuh buah jamur merang, diameter tubuh buah jamur merang, jumlah total tubuh buah jamur merang, bobot segar tubuh buah jamur merang tiap kali panen, bobot total tubuh buah jamur merang, Lama masa panen, bobot sisa media jamur merang dan kandungan Protein jamur merang. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan dan hasil jamur merang pada media tanam (Jerami padi 100%), (5% ampas kelapa dan 95% jerami padi), (10% ampas kelapa dan 90% jerami padi) dan (15% ampas kelapa dan 85% jerami padi), memberikan pertumbuhan yang menunjukkan tidak berbeda. Dengan menambahkan ampas kelapa dapat meningkatkan kandungan protein dalam jamur merang, kandungan protein jamur merang paling banyak adalah pada perlakuan (10% ampas kelapa dan 90% jerami padi) sebanyak 7,43%, diikuti perlakuan (15% ampas kelapa dan 85% jerami padi) kandungan proteinnya yaitu 6,35%, kemudian perlakuan (5% ampas kelapa dan 95% jerami padi) kandungan proteinnya 6,31%, dan yang paling kecil adalah pada perlakuan (100% jerami padi) yaitu 5,6%.