Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan program Inseminasi Buatan (IB) pada program UPSUS SIWAB di kabupaten Kotawaringin Barat.penelitian dimulai pada tanggal 25 Desember 2019 ? 15 Januari 2020. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode survei pengambilan data ke dinas PKH Kabupaten Kotawaringin Barat dan responden sebanyak 100 orang. Data ditabulasi dan didapatlah rata-rata, dianalisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh data umur peternak rata-rata 47,85 tahun, Pendidikan Responden, SD 24,55%, SMP 27,75%, SMA 41,64% dan S1 5,3%, Pengalaman beternak rata-rata 19,82 tahun, pekerjaan pokok terbesar sebagai petani dan buruh. Capaian Keberhasilan IB Kabupaten Kotawaringin Barat, S/C 1,15, CR 84,5%, CvR 82,61, CI 12,44 bulan, dan PPM 2,47. Berdasarkan hasil analisa uji trendline menunjukan peningkatan populasi secara keseluruhan di kabupaten Kotawaringin Barat sejak tahun 2012 hingga 2019 di dapatkan R square 0,9173 atau 91%. Dan berdasarkan kecamatan data diambil dari awal dilaksanakannya program UPSUS SIWAB pada tahun 2016 hingga 2019 didapatkan R square di kecamatan Arut Selatan 0,8375 atau 83%, di kecamatan Arut Utara 0,0169 atau 2 %, di kecamatan Pangkalan Lada 0,7230 atau 72%, di kecamatan Pangkalan Banteng 0,3591 atau 35%, di kecamatan Kumai 0,6923 atau 69%, di kecamatan Kotawaringi Lama 0,5562 atau 55%. Berdasarkan hasil analisis uji trendline melihatkan pengaruh dari S/C terhadap peningkatan populasi sapi potong mendapatkan hasil R square 0,8552 atau 85%. Hasil kelahiran alam mendapatkan hasil 0,023 atau 2% dan hasil IB 0,7062 atau 70%. Disimpulkan bahwa IB dalam program UPSUS SIWAP di Kabupaten Kotawaringin Barat sudah baik dengan populasi terus meningkat.