Abstract :
Nilai perusahaan yang meningkat pada suatu periode akuntansi akan meningkatkan juga
kemakmuran dan kesejahteraan para investor perusahaan. Nilai perusahaan tercermin
dari beberapa faktor salah satunya yang sering dilihat adalah tingkat struktur modal dan
kinerja keuangan perusahaan. Sehingga perusahaan perlu untuk memperhatikan rasio
yang berhubungan dengan struktur modal dan kinerja keuangan agar tujuan utama
tersebut dapat tercapai. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini bertujuan untuk
mengetahui mengenai pengaruh struktur modal dan kinerja keuangan terhadap nilai
perusahaan manufaktur. Subyek atau populasi yang digunakan oleh peneliti dalam
penelitian ini untuk mencari sampel yang tepat adalah perusahaan manufaktur yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016 sampai dengan 2020. Pengambilan
sampel sebanyak 51 perusahaan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel
bebas yang digunakan adalah debt to equity ratio (DER), return on assets (ROA) dan
return on equity (ROE), sebagai variabel terikat yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu nilai perusahaan yang diukur dengan proksi price to book value (PBV). Metode
analisis data yang dipilih oleh peneliti dalam melakukan penelitian ini adalah analisis
deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan
menunjukkan bahwa struktur modal yang diukur dengan rasio DER berpengaruh positif
dan signifikan terhadap nilai perusahaan dan kinerja keuangan yang diukur dengan rasio
ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kinerja
keuangan yang diukur dengan rasio ROE tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.