Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Persepsi terhadap Kompensasi dengan Burnout pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani Karimun, Kepulauan Riau. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara persepsi terhadap kompensasi dengan burnout pada tenaga kesehatan di rumah sakit umum daerah Muhammad Sani Karimun, Kepulauan Riau. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 42 tenaga kesehatan yang pernah menangani pasien Covid-19 di rumah sakit umum daerah Muhammad Sani Karimun, Kepulauan Riau, yang terdiri dari 5 subjek (11,9%) berprofesi sebagai dokter, 27 subjek (64,3%) berprofesi sebagai perawat, 3 subjek (7,1%) berprofesi sebagai bidan, 6 subjek (14,3%) berprofesi sebagai radiografer, dan 1 subjek (2,4%) berprofesi sebagai analisis kesehatan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Skala Burnout dan Skala Persepsi Terhadap Kompensasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi (rxy) = -0,353 (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara persepsi terhadap kompensasi dengan burnout pada tenaga kesehatan di rumah sakit umum daerah Muhammad Sani Karimun Kepulauan Riau. Dari hasil nilai determinasi (R2) diketahui memiliki kontribusi persepsi terhadap kompensasi dengan burnout yakni sebesar 12,5% sedangkan 87,5% yang mempengaruhi burnout pada tenaga kesehatan di rumah sakit umum daerah Muhammad Sani Karimun Kepulauan Riau dipengaruhi oleh faktor lain.