Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan
konflik pekerjaan-keluarga pada ibu tunggal yang bekerja. Hipotesis yang diajukan
adalah terdapat hubungan negatif antara hardiness dengan konflik pekerjaankeluarga pada ibu tunggal yang bekerja. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 83
subjek yang memiliki karakteristik ibu tunggal bercerai hidup yang bekerja 7-8 jam
di luar rumah dan mempunyai anak di bawah 18 tahun. Metode pemilihan subjek
dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode pengambilan data
dalam penelitian ini menggunakan skala hardiness dan skala konflik pekerjaankeluarga. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment
(pearson correlation). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh koefisien korelasi
rxy = -0,493, yang menunjukkan adanya hubungan negatif antara hardiness dengan
konflik pekerjaan-keluarga pada ibu tunggal yang bekerja. Diterimanya hipotesis
dalam penelitian ini menunjukkan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,243, hal ini
berarti variabel hardiness memberikan sumbangan efektif sebesar 24,3% terhadap
konflik pekerjaan-keluarga.