Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri pada korban kekerasan seksual. Hipotesis dalam penelitian adalah ada hubungan yang positif antara dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri pada korban kekerasan seksual. Subjek pada penelitian ini berjumlah 50 orang perempuan yang pernah mengalami kekerasan seksual dan berdomisili di D.I Yogyakarta. Cara pengambilan subjek dengan menggunakan metode snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial keluarga dan skala penerimaan diri. Teknik analisis data yang digunakan adalah correlation product moment dari Pearson. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi r sebesar 0,473 dengan p < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan yang yang positif antara dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri pada korban kekerasan seksual. Koefisien determinasi (r2) sebesar 0,224 variabel dukungan sosial keluarga menunjukkan kontribusi terhadap penerimaan diri subjek sebesar 22,4% sedangkan sisanya sebesar 77,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.