Abstract :
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kualitas sperma yang dikemas dalam kapsul gelatin lunak dan lama penyimpanannya pada suhu 5oC hingga motilitas 40%. Penelitian menggunakan semen segar sapi perah FH. Rancangan percobaan yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial 2x4. Faktor I yaitu jenis kemasan (botol kaca dan kapsul gelatin lunak). Faktor II yaitu lama penyimpanan (0 jam, 24 jam, 48 jam, 72 jam). Variabel yang diamati yaitu motilitas spermatozoa, viabilitas, abnormalitas, dan pH. Variabel yang diamati pada semen segar yaitu; volume, warna, konsistensi, pH, motilitas, gerakan massa, konsentrasi dan abnormalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase motilitas dan viabilitas sperma semen cair pada penyimpanan 72 jam pada botol kaca (38,06% dan 75,49%) lebih tinggi dari kapsul (21,25% dan 51,79%). Persentase abnormalitas sperma setelah 72 jam penyimpanan pada botol kaca (8,15%) menunjukkan hasil lebih rendah daripada penyimpanan dalam kapsul (12,68%). Pengamatan awal pada semen segar menunjukkan; volume 8,47±3,32 ml, warna putih kekuningan, konsistensi sedang, pH 6,47±0,12, motilitas 51,67±5,77%, gerakan massa ++, konsentrasi 666,33±397,35 juta/ml, abnormalitas 5,18±0,32%. Disimpulkan bahwa semen cair sapi perah FH yang disimpan dalam kapsul gelatin lunak pada suhu 5oC kualitasnya lebih rendah daripada penyimpanan dalam botol kaca. Semakin lama penyimpanan semen cair sapi perah FH dalam kapsul gelatin lunak dan botol kaca, kualitas semen semakin rendah.
Kata Kunci : Kapsul Gelatin Lunak, Motilitas, Sapi FH, Semen Cair