Abstract :
Media memiliki peran penting dalam menjalankan fungsi pers sebagai pilar ke-empat demokrasi pada agenda pilkada. Media dituntut untuk bersikap netral dan memberitakan berita-berita yang objektif dan berimbang. Tidak diperkenankan untuk memihak pada salah satu paslon karena hal ini dapat mempengaruhi isi berita atau informasi yang dihadirkan di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana objektivitas berita Pilkada Bupati Muratara Periode 2020 Di Harian Pagi Linggau Pos Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Teknik pengumpulan data mengunakan studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitia ini menggunakan teori objektivitas dari westersthal. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan di Harian Pagi Linggau Pos dapat ditarik kesimpulan bahwa pada berita pilkada bupati muratara periode 2020 media Harian Pagi Linggau Pos secara keseluruhan belum objektif dalam pemberitaannya. Hal ini terlihat pada konten berita pilkada Harian Pagi Linggau Pos yang belum memenuhi indikator faktualitas dan imparsialitas. Dimensi faktualitas sudah cukup baik dari indikator kebenaran, namun tingkat relevansi berita yang disajikan masih cukup rendah. Sedangkan dimensi imparsialitas pada indikator keberimbangan terdapat berita konflik yang hanya menampilkan satu sisi atau lebih tetapi memiliki keberpihakan yang sama. Pada indikator netralitas wartawan hanya menampilkan sisi positif. meskipun demikian peneliti tidak menemukan adanya opini pribadi wartawan dalam menilai salah satu sisi.