Abstract :
Seni musik Angklung adalah bagian dari kebudayaan sebagai produk manusia. Seni lahir dari manusia yang artinya bahwa eksitensi seni cerminan estesis dari cipta, rasa dan karya manusia dalam ruang dan waktu. Keberadaan seni musik angklung dari kebudayaan Jawa Barat yang di berada Malioboro tidak terlepas dari wisatawan dan masyarakat pendukung yang memiliki perbedaan pikiran dan daerahnya masing-masing, dari perbedaan itu akan menghasilkan suatu bentuk kesenian yang berbeda pula karena pada dasarnya seni musik tradisional tumbuh dan berkembang secara dinamis mengikuti perkembangan jaman.
Pada pandemi Covid-19 merupakan musibah yang mempengerahui seluruh dunia salah satunya Indonesia, dalam dunia pertunjukan seakan mendapatkan guncangan yang mengakibatkan dampak berhentinya pada sebuah pertunjukan baik itu seni musik atau pertunjukan lainya. Didalam sebuah pertunjukan seni musik tradisional angklung impilkasinya menjadi terhenti dan mau tidak mau harus mentaati intruksi dari kementrian kesehatan.
Oleh karena itu melalui skripsi aplikatif film dokumenter ?Angklung Malioboro dan Pandemi? ini penulis mencoba untuk menggambarkan potret kondisi dari Angklung Malioboro dari pandemi Covid-19 dan dengan melalui film dokumenter ini eksetensi dari Angklung Malioboro dapat di pertahankan meskipun dengan cara online.