Abstract :
Sate beracun salah sasaran yang menewaskan seorang anak Driver Gojek yakni Naba Faiz. Naba Faiz meninggal dunia pada minggu 25 april 2020, namun sebelum meninggal Naba mengalami kondisi kristis. Pada tanggal 26 April 2020, media lokal maupun nasional mulai memberitakan skandal paket sate beracun salah sasaran.
Penelitian ini mengkaji pembingkaian berita skandal paket sate beracun salah sasaran dalam periode 27 april ? 24 juni 2021 yang dilakukan oleh media online Radar Jogja dan Tribun Jogja, analisis yang dilakukan menggunakan framing model Robert N.Entman dengan pendekatan kulitatif deskriptif. Hasil pembingkaian untuk realitas aspek dan seleksi isu, Radar Jogja cenderung pada isu hokum dan isu etika sedangkan pembingkaian Tribun Jogja cenderung isu hokum dan isu sosial. Pembingkaian pada isu hukum Radar Jogja dan Tribun Jogja mengkonstruksi pemberitaan yang sama mengenai proses penyelidikan. Isu etika Radar Jogja mongkonstruksikan realita yang terjadi sesuai dengan isu etika, sedangkan Tribun Jogja pada isu etika membingkai mengenai hubungan Nani dan penerima utama paket. Isu sosial Tribun Jogja lebih terperinci dalam membingkai disbanding Radar Jogja, Karen Tribun Jogja menambahkan naraumber dari medis.