Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemaafan dengan
kesejahteraan subjektif pada remaja dari keluarga broken home. Hipotesis yang
diajukan adalah ada hubungan positif antara pemaafan dengan kesejahteraan
subjektif pada remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja dengan keluarga
broken home. subjek penelitian ini sebanyak 109 orang. Pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan Satisfaction With Life Scale (SWLS), Scale of
Positive and Negative Experience (SPANE) dan Transgression-Related
Interpersonal Motivation (TRIM 18). Metode analisis data yang digunakan adalah
analisis Pearson Correlation. Berdasarkan penelitian, diperoleh koefisien sebesar
rxy = 0.257 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0.004 (p<0,05). Hasil tersebut
menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pemaafan dengan
kesejahteraan subjektif.