DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANTARA SELF ESTEEM DENGAN RESILIENSI PADA REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME
Total View This Week0
Institusion
Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Author
Akilie, Aisyah Prima Nur Devita
Subject
HG Finance 
Datestamp
2022-03-29 08:31:59 
Abstract :
Broken home merupakan sebuah permasalahan di dalam sebuah keluarga yang menimbulkan perpecahan. Remaja yang hidup di keluarga yang mengalami perpecahan atau permasalahan berat dapat disebut dengan remaja dari keluarga broken home. Dimana broken home yang dimaksud mulai dari orang tua meninggal satu atau keduanya, perceraian, hubungan orang tua yang tidak baik, suasana rumah yang tidak baik, atau hingga orang tua yang mengalami gangguan kejiwaan. Remaja yang mengalami peristiwa tersebut harus mampu beradaptasi dengan keadaan dan mampu bangkit kembali walau diterpa permasalahan yang berat, hal ini disebut resiliensi. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi resiliensi dalam diri individu, salah satunya adalah self esteem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan resiliensi pada remaja dari keluarga broken home. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya hubungan yang positif antara self esteem dengan resiliensi pada remaja dari keluarga broken home. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 60 subjek remaja dari keluarga broken home dengan rentang usia 18 tahun sampai dengan 23 tahun atau masa remaja. Cara pengambilan subjek dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan data penelitian ini menggunakan skala Resiliensi dan skala Self esteem. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Karl Pearson. Berdasarkan hasil analisis data yang diperolah koefisien korelasi (rxy) sebesar dengan (rxy)= 0,647 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan yang positif antara self esteem dengan resiliensi pada remaja dari keluarga broken home. 
Institution Info

Universitas Mercu Buana Yogyakarta